Tailwind CSS v4 — Apa yang Berubah?

Tailwind CSS v4 adalah rilis mayor yang mengubah cukup banyak cara kita mengkonfigurasi dan menggunakan framework ini. Setelah lama pakai v3, inilah hal-hal utama yang perlu kamu tahu.
Engine Baru: Oxide
Tailwind v4 menggunakan engine baru bernama Oxide yang ditulis dengan Rust. Hasilnya? Build time jauh lebih cepat — hingga 10x dibanding v3 pada project besar.
Config Pindah ke CSS
Ini perubahan paling signifikan. Tidak ada lagi tailwind.config.js. Semua konfigurasi dilakukan langsung di file CSS:
@import "tailwindcss";
@theme {
--color-primary: oklch(0.42 0.12 270);
--font-display: "Fraunces", Georgia, serif;
--radius-lg: 0.75rem;
}Warna dengan OKLCH
Tailwind v4 mendorong penggunaan format warna OKLCH yang lebih perceptually uniform dibanding HEX atau HSL. Hasilnya, gradien dan transisi warna terlihat lebih konsisten di berbagai layar.
/* Sebelumnya (HSL) */
--color-blue-500: hsl(217, 91%, 60%);
/* Sekarang (OKLCH) */
--color-blue-500: oklch(0.6 0.2 231);Variabel CSS-first
Custom properties sekarang menjadi fondasi sistem desain. Setiap token di @theme otomatis tersedia sebagai CSS variable dan sebagai Tailwind utility class.
Migrasi dari v3
Tailwind menyediakan codemod untuk migrasi otomatis:
npx @tailwindcss/upgradeMeski begitu, pastikan tetap review manual untuk kasus-kasus edge yang tidak tertangkap codemod.
Secara keseluruhan, v4 adalah langkah maju yang signifikan. Sedikit learning curve di awal, tapi hasil akhirnya lebih bersih dan performant.
ARTIKEL TERKAIT
Memulai Blog dengan Next.js dan MDX
Panduan singkat membangun blog personal modern menggunakan Next.js App Router, Velite untuk konten MDX, dan Tailwind CSS v4.
Social engineering
Mengapa manusia menjadi celah keamanan terbesar dalam cyber security? Memahami metode rekayasa sosial dan taktik psikologis di balik peretasan manusia.